Konawe Selatan | sapasultra.com - Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Lukman Abunawas (LA), menghadiri upacara ngaben massal di Desa Jati Bali Kecamatan Ranomeeto Barat, Konawe Selatan.
Upacara ngaben massal atau upacara penyucian roh di Jati Bali yang digelar mulai Jumat 26 Agustus sampai Selasa 20 September 2022 ramai disaksikan masyarakat.
Tidak hanya sekitar wilayah Jati Bali, warga dari luar Kabupaten pun turut hadir, seperti dari Kabupaten Bombana, Konawe Utara, bahkan Kota Baubau.
Kehadiran LA dalam ngaben massal ini didampingi jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat dan pihak terkait lainnya.
Kehadiran LA dalam ngaben massal semata mata bangga dengan tradisi daerah Indonesia yang tetap terlestarikan.
Lukman Abunawas menilai ngaben massal di Jati Bali tak terpisahkan sebagai makna kebersamaan dan keakraban adat agama budaya yang termuat dalam prinsip pancasila.
Pelaksanaan ngaben ini merupakan tahap akhir perjalanan manusia di bumi dan dilaksanakan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Wakil Gubernur Sultra mengatakan, upacara ngaben massal perlu dilestarikan, sebab berkaitan erat dengan kebudayaan daerah yang dikuatkan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, yang mengamanatkan pelestarian budaya lokal.
"Jadi ini berkaitan dengan kebudayaan apapun suku bali banyak kebudayaan mereka yang jadi identitas budaya daerah," katanya.
Pemerintah Provinsi Sultra kata Lukman Abunawas, konsisten memperhatikan sektor yang berkaitan dengan budaya dan agama, bahkan intens menganggarkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan tempat ibadah melalui alokasi sarana dan prasarana, baik masjid, vihara, pura, dan gereja.
Hal ini terakumulasi dalam program sultra beriman dan berbudaya sebagai implementasi kecintaan terhadap keberagaman adat budaya lokal yang selama ini terus berkembang dan dipertahankan oleh masyarakat Sultra.
(UL/DN)
Tags :







