Jelang Nataru Harga Sembako Naik, Andi Sulolipu: Aktifkan Operasi Pasar

Posted on 21 December 2021 16:56 | Oleh sapasultra | Viewer 569

Kendari | sapasultra.com - Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran wilayah Kendari mulai merangkak naik.

Kenaikan harga dipicu makin dekatnya momen Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Adanya kenaikan harga ini disoroti Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu. Ia tak memungkiri gejolak kenaikan harga terjadi setiap momen hari besar agama seperti Natal dan momen tahun baru.

Namun kata Politisi PDIP Kota Kendari ini, perlu ditinjau lebih jauh, apakah kenaikan harga tersebut benar-benar karena stok menipis akibat tingginya permintaan pasar atau parahnya ada indikasi permainan pasar yang didalangi para spekulan tak bertanggungjawab.

Sulolipu menyarankan perlunya sidak atau operasi pasar yang intens untuk mengetahui kondisi harga dan pasokan sembako yang harganya melonjak.

Dengan operasi pasar ungkap Sulolipu, pemerintah bisa bertindak lebih cepat untuk menyikapi lonjakan harga yang terjadi supaya memberatkan masyarakat.

"Kenaikan harga momen Nataru ini harus jadi perhatian pemkot, kami dari DPRD untuk melakukan sarankan adanya operasi pasar atau sidak. Kalau ada permainan harga, pemerintah harus hadir disitu jangan sampai para spekulan bermain yang menunggu momen hari-hari besar seperti Natal dan tahun baru," katanya.

Diketahui, beberapa bahan pokok pasaran merangkak, misalnya harga cabai pada umumnya mengalami kenaikan sekira Rp 10 ribu/kg.

Harga cabai merah dan keriting saat ini dibanderol pedagang Rp 65 ribu/kg sebelumnya hanya Rp Rp 55 ribu/kg. Kemudian cabai rawit dari Rp 75ribu/kg menjadi Rp 85ribu/kg.

Sementara harga minyak goreng kenaikannya berkisar Rp 5 ribu. Misalnya harga minyak kemasan (bimoli) saat ini dibanderol Rp 20 ribu/liter yang sebelumnya hanya Rp 15 ribu/ liter, minyak tanpa merek dan kemasan sederhana Rp 17 ribu/liter dari Rp 12 ribu/liter.

 

(UL/DN)

Tags :
https://sapasultra.com.kendari-web.my.id/PROMOSI IKLAN