Rumah Zakat Hadirkan Pesantren di Pesisir Bungkutoko

Posted on 22 October 2021 10:28 | Oleh sapasultra | Viewer 1090

Kendari | sapasultra.com - Rumah Zakat melaunching Pesantren Masyarakat Pesisir Bungkutoko, Juli 2021 lalu. Kehadiran pesantren ini adalah upaya pemberdayaan masyarakat pesisir.

Program yang diinisiasi oleh Rumah Zakat ini dibina langsung oleh Dr. H. Musadar Mappasomba, Sp. Mp dan berkolaborasi dengan banyak elemen, mulai dari Pemerintah Kelurahan Bungkutoko, berbagai lembaga pendidikan, lembaga sosial kemanusiaan di Sultra, para akademisi dan media lokal maupun nasional.

Harapannya dengan sinergi pentahelix ini, bisa terbangun kekuatan yang besar untuk bersama-sama membina dan memberdayakan masyarakat di Pesisir Bungkutoko.

"Selama ini mindset kita, pesantren itu ya harus punya gedung yang megah dan santrinya tinggal menetap disitu.
Dengan hadirnya Pesantren Masyarakat Pesisir Bungkutoko ini, kita ingin pelan-pelan merubah mindset masyarakat. Kita bisa memulai melakukan perubahan di tengah masyarakat tanpa harus menunggu punya gedung dulu. Mulai dari apa yang kita bisa, mulai dari hal yang kecil dan mulai dari sekarang," tutur Tri Kaeksi, Relawan Inspirasi Rumah Zakat.

Pesantren Masyarakat Pesisir Bungkutoko ini dihadirkan untuk memasyarakatkan pesantren dan mengajak serta masyarakat untuk menjadi santri sepanjang hayat.

Selama ini tidak semua masyarakat bisa mengakses pesantren. Maka dengan hadirnya Pesantren Masyarakat Pesisir Bungkutoko ini semua warga, tua, muda laki-laki, perempuan, miskin, dan kaya bisa mengakses kegiatan kegiatan yang sengaja dihadirkan seperti kegiatan di pesantren.

Jika selama ini menjadi santri mondok di pesantren hanya kisaran waktu 3 tahun, paling lama 9 tahun, maka di Pesantren Masyarakat Pesisir Bungkutoko ini, masyarakat diajak untuk menjadi santri sepanjang hayat.

"Pesantren Masyarakat Pesisir ini menghadirkan banyak sekali program yang unik dan menarik. Tak kalah dengan pesantren pada umumnya. Ada Sekolah Ibu, ada majelis ahad pagi, ada belajar baca qur'an, sanggar belajar untuk anak-anak pesisir, program kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pembinaan remaja bahkan nanti kita juga akan menghadirkan program siaga bencana" imbuh Tri Kaeksi.

Dengan berbagai program yang dihadirkan di Pesantren Masyarakat Pesisir Bungkutoko ini, harapannya akan lahir masyarakat pesisir yang tangguh, berdaya, dan religius.

Gelar tertinggi untuk para santri di Pesantren Masyarakat Pesisir Bungkutoko ini adalah Husnul Khatimah.

 

(UL/KH)

Tags :
https://sapasultra.com.kendari-web.my.id/PROMOSI IKLAN