Kendari | sapasultra.com - Aksi bullying atau perundungan menjadi perhatian serius lembaga pendidikan, lantaran merugikan kalangan siswa.
Aksi bullying kerap dialami siswa yang berdampak mempengaruhi kondisi psikologi seseorang.
Di Kendari, Sultra, pimpinan sekolah berupaya mencegah terjadinya aksi bullying kepada siswanya.
Kepala, Ali Koua, sudah mengingatkan siswa agar menghindari aksi perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
"Kami sudah ingatkan siswa agar menghindari aksi bullying di sekolah," katanya.
Hal yang sama dilakukan Kepala SMP Negeri 3 Kendari, Sabil. Katanya, perundungan di sekolah bisa memberi dampak negatif terhadap belajar siswa.
Pihak sekolah juga melakukan antisipasi memberikan informasi melalui pemasangan gambar di setiap sudut kelas.
"Pihak sekolah tidak mentolerir adanya bullying di lingkungan sekolah," ujarnya.
Pelarangan aksi bullying ini juga sudah disampaikan kepada orang tua siswa, sehingga pelaku bullying bisa mendapat sanksi tegas dari sekolah.
(UL/DN)
Tags :







